Pendaftaran 2026/2027 Reguler Gel. 1 - Seleksi Mandiri PTS
Sistem Kuliah Reguler
-
Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Hukum di Universitas Nahdlatul Wathan Mataram diselenggarakan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki penguasaan ilmu hukum secara komprehensif, berintegritas, serta mampu menerapkan prinsip-prinsip hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Program studi ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai hukum nasional dan hukum Islam, meliputi bidang Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Internasional, serta Hukum Acara, dengan penekanan pada keadilan substantif, supremasi hukum, dan nilai-nilai etika profesi hukum. Kurikulum dirancang secara sistematis dan adaptif terhadap dinamika perkembangan hukum, kebutuhan masyarakat, serta tantangan global.
Dalam proses pembelajaran, Program Studi S1 Ilmu Hukum mengintegrasikan pendekatan teoritis dan praktis melalui perkuliahan, studi kasus, simulasi peradilan semu (moot court), penelitian hukum, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa juga dibekali kemampuan analisis yuridis, penalaran hukum, penyusunan dokumen hukum, serta keterampilan komunikasi dan advokasi.
Sejalan dengan visi universitas, program studi ini menanamkan nilai-nilai keislaman, ke-NW-an, dan kearifan lokal, sehingga lulusan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter moderat, berakhlak mulia, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Lulusan Program Studi S1 Ilmu Hukum dipersiapkan untuk berkiprah sebagai praktisi hukum, aparatur penegak hukum, aparatur pemerintahan, konsultan hukum, peneliti hukum, maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, dengan tetap menjunjung tinggi etika profesi dan tanggung jawab sosial.
Lulusan Program Studi S1 Ilmu Hukum memiliki kompetensi komprehensif dalam pengetahuan dan keterampilan hukum, serta karakter etis dan religius, sehingga siap berkontribusi di berbagai sektor profesional. Prospek karier utama meliputi:
Lulusan dapat berperan dalam penegakan hukum di lembaga pemerintahan dan publik.
Jaksa / Asisten Jaksa Pengacara Negara (melalui jalur instansi terkait)
Penyidik / Penyidik Pembantu di kepolisian dan instansi penegak hukum
Hakim (melanjutkan pendidikan dan seleksi profesi)
Panitera / Jurusita Pengadilan
Staf Hukum di Kejaksaan dan Kepolisian
Materi pembelajaran Program Studi S1 Ilmu Hukum dirancang untuk membentuk lulusan yang memiliki penguasaan konsep hukum, kemampuan analisis yuridis, keterampilan praktis, serta karakter etis dan religius. Materi dikelompokkan ke dalam beberapa rumpun keilmuan sebagai berikut:
Materi ini membentuk landasan kepribadian, wawasan kebangsaan, dan etika akademik mahasiswa.
Pendidikan Pancasila
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Literasi Digital dan Teknologi Informasi
Kewirausahaan
Pendidikan Keislaman dan Ke-Nahdlatul Wathan-an
Materi ini memberikan fondasi konseptual dan teoritis ilmu hukum.
Pengantar Ilmu Hukum
Pengantar Hukum Indonesia
Ilmu Negara
Filsafat Hukum
Teori Hukum
Logika dan Penalaran Hukum
Metode Penelitian Hukum
Materi ini membahas hubungan negara, pemerintah, dan warga negara.
Hukum Tata Negara
Hukum Administrasi Negara
Hukum Pidana
Hukum Pidana Khusus
Hukum Acara Pidana
Hukum Pajak
Hukum Lingkungan
Hukum Hak Asasi Manusia
Materi ini berfokus pada hubungan hukum antar subjek hukum.
Hukum Perdata
Hukum Perikatan
Hukum Keluarga
Hukum Waris
Hukum Dagang
Hukum Perusahaan
Hukum Perlindungan Konsumen
Hukum Jaminan
Materi ini menjadi ciri penguatan nilai keislaman dan kearifan lokal.
Pengantar Hukum Islam
Hukum Keluarga Islam
Hukum Ekonomi Syariah
Hukum Pidana Islam
Hukum Adat
Perbandingan Hukum
Materi ini membekali mahasiswa dengan perspektif hukum lintas negara.
Hukum Internasional Publik
Hukum Internasional Privat
Hukum Perdagangan Internasional
Hukum Laut dan Maritim
Hukum Humaniter Internasional
Materi ini menekankan kemampuan aplikatif dan profesional.
Teknik Penyusunan Peraturan Perundang-undangan
Legal Drafting
Legal Opinion dan Legal Writing
Advokasi dan Bantuan Hukum
Etika dan Profesi Hukum
Praktik Peradilan Semu (Moot Court)
Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR) dan Mediasi
Mahasiswa dapat memilih sesuai minat dan kebutuhan daerah.
Hukum Agraria dan Pertanahan
Hukum Pariwisata
Hukum Kelautan dan Pesisir
Hukum Ketenagakerjaan
Hukum Siber dan Teknologi Informasi
Hukum Desa dan Otonomi Daerah
Materi penutup yang menegaskan kompetensi lulusan.
Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Magang atau Praktik Kerja (MBKM)
Skripsi
Materi pembelajaran diarahkan pada:
Integrasi hukum nasional, hukum Islam, dan hukum adat
Penguatan nilai keislaman, etika profesi, dan moderasi beragama
Respons terhadap kebutuhan hukum lokal NTB dan Indonesia Timur
Sistem Kuliah Reguler